40% Sekolah di Indonesia Belum Terjangkau Akses Net

iwano@_84
Jakarta: Infrastruktur untuk mendukung pembelajaran daring dunia pendidikan Indonesia masih bermasalah. Utamanya keterbatasan sekolah-sekolah di Indonesia terhadap akses world wide web.

Padahal seiring majunya teknologi, akses web untuk mendukung pendidikan kian dibutuhkan. Namun nyatanya, jumlah sekolah yang tak tersentuh web terbilang cukup besar.

&nbsp



“Information membuktikan, 40 persen sekolah kita dan ini details Kemdikbudristek, sekolah Indonesia itu belum teraliri online,” kata Koordinator Nasional Perhimpunan Pendidikan dan Expert (P2G), Satriwan Salim, kepada Medcom.id, Jumat 6 Mei 2022.

Menurut Satriwan, ketiadaan world wide web ini ke depan akan sangat mengganggu. Mengingat banyaknya kebijakan pendidikan hari ini yang akan serba electronic.

“Padahal Kurikulum Merdeka sangat bergantung pada net, karena berbagai platform yang diberikan Kemendikbudristek itu infrastruktur utamanya listrik dan net,” sambungnya.

Baca juga: PGRI: Fokus Dunia Pendidikan Saat Ini Bukan Kurikulum dan RUU Sisdiknas, Tapi Internet
&#13
 
&#13
Belum lagi bicara penopang world-wide-web itu sendiri. Satriwan mengatakan, saat ini 50 persen sekolah masih kesulitan listrik dan terdapat gedung yang rusak.

“Jadi ini pekerjaan rumah untuk pembenahan infrastruktur, pemenuhan infrastruktur sekolah, infrastruktur dasar, listrik, online, perpustakaan, laboratorium,” tutupnya.

(CEU)&#13

Next Post

Facebook Assessments New Tales-Like Notifications Bubbles to Enhance Engagement

As it carries on to get rid of ground to TikTok, the place individuals are ever more expending their social media time, Fb is frequently attempting to figure out new methods to maintain people engaged, and glued to its app as an alternative. The Social Network’s most recent experiment on […]

Subscribe US Now

Exit mobile version