Cara Hapus Jejak Electronic di World-wide-web, Biasakan Mulai Sekarang

iwano@_84

Jakarta, CNBC Indonesia – Banyak yang tidak sadar telah meninggalkan jejak digital di internet. Padahal jejak digital ini bisa diakses banyak orang dalam waktu singkat.

Menurut Kementerian Komunikasi dan Informatika, bentuk jejak electronic bermacam-macam, bisa berupa riwayat pencarian browser, bisa juga berasal dari pesan teks dari aplikasi, foto dan video clip (termasuk yang sudah dihapus), tagging foto dan video dari orang lain, lokasi yang dikunjungi, hingga persetujuan akses cookies dalam perangkat.

Untuk itu, penting bagi warganet memahami implikasi atau dampak dari adanya jejak digital.

Kamu bisa melindungi information pribadi dengan meminimalisir jejak electronic, salah satunya bisa dengan menghapusnya dari internet.

Berikut beberapa cara untuk menghapus jejak digital di world wide web:

1. Memakai Incognito

Kamu bisa melakukan penelusuran online dengan mode incognito atau non-public pada browser. Dengan mode ini, aplikasi tak akan merekam laman yang dikunjungi termasuk kata kunci yang digunakan.

Namun sebagai catatan, bukan berarti cara ini membuat kamu tidak terlacak sama sekali. Sebagai contoh saat masuk ke Facebook, aktivitas masih terekam. Untuk menutupi ISP, kamu bisa menggunakan VPN saat beraktivitas di dunia maya.

2. Memeriksa Facts yang Berpotensi Bocor

Kebocoran info bukanlah sesuatu yang baru. Sebagai pengguna internet, kamu bisa mengantisipasinya.

Caranya dengan menggunakan masuk ke website Have I Been Pwned? ini merupakan layanan free of charge membantu orang memeriksa apakah knowledge informasi pengguna pernah bocor atau dikompromikan.

Isi alamat email pada situs tersebut, dan berikutnya kamu akan melihat details apa saja yang pernah bocor sebelumnya.

3. Hapus Semua Cookie

Cara berikutnya dengan menghapus semua cookie. Dengan begitu tidak ada lagi situs yang bisa dilacak.

Ini bisa dilakukan di semua browser yang dipakai dari Chrome hingga Firefox. Jika tidak ingin mengikuti proses panjang dengan membersihkan satu per satu, gunakan alat pihak ketiga seperti Innovative Program Optimizer untuk menghapusnya sekaligus.

4. Membatasi Pelacakan dari Aplikasi

Setiap aplikasi mempunyai pendekatan sedikit berbeda untuk mencatat aktivitas penggunanya dan beberapa diantaranya membiarkan pengguna nyaman dengan incognito. Aplikasi lain akan berhenti melacak saat pengguna memintanya.

Namun sebagai langkah awal terbaik adalah memeriksa pengaturan untuk menghentikan pelacakan. Jika tidak menemukan opsi ini, hapus seluruh aktivitas secara guide. Proses tersebut akan bervariasi bergantung pada sistem operasi yang digunakan.

5. Menghapus Riwayat Pencarian

Banyak apalikasi yang menyimpan facts penggunanya baik lokal maupun cloud. Dengan begitu dapat menyinkronkan informasi ke perangkat lain.

Artinya untuk menghapus log pencarian dari ponsel, harus menghapus catatan di berbagai platform. Contohnya akun Google akan menyimpan riwayat pencarian yang dijalankan dari ponsel Android. Untuk menghapusnya, buka akses dari browser net dan buka laman riwayat aktivitas Google, lalu hapus.

6. Menggunakan Layanan DeleteMe

Pengepul facts seperti Spokeo, Whitepages.com, PeopleFinder adalah beberapa nama yang sudah banyak dikenal mengumpulkan informasi dan menjual ke pihak ketiga.

Untuk menghapusnya, gunakan layanan seperti DeleteMe atau Deseat.me yang mampu membantu kamu membersihkan jejak digital.

[Gambas:Video CNBC]

(cha/cha)


Next Post

Know-how helps make me truly feel I really do not truly belong in this environment | Ageing

The concern As a retired female living by yourself, I felt isolated during the numerous lockdowns. The remedy appeared to be to count on technology, which was wonderful when it labored, but it usually designed me feel additional lower off from the globe. For instance, when I didn’t know how […]

Subscribe US Now