Ingin Tekuni Bidang Social Media Advertising and marketing, Wajib Pahami 5 Keterampilan Ini

iwano@_84

RADARSOLO.ID – Pesatnya pertumbuhan penggunaan media sosial (medsos) membuat hampir semua perusahaan dan lini bisnis memusatkan perhatiannya kepada social media marketing atau pemasaran lewat media sosial.

Details menyebutkan for every Januari 2022, hampir separo populasi dunia (3,96 miliar orang) telah menjadi pengguna media sosial. Dengan rata-rata mereka menggunakan tujuh platform media sosial berbeda setiap bulannya.

Seiring dengan itu, kebutuhan akan social media marketer atau tenaga pemasaran di media sosial pun semakin meningkat. Hal ini pun membuka peluang besar di bidang kerja tersebut.

Namun, menjadi promoting di media sosial tentu memiliki sedikit perbedaan dengan menjadi internet marketing konvensional. Berikut lima keterampilan yang harus dimiliki oleh seorang social media marketer menurut edutech Zenius:

1. Memahami tren

Sesuai namanya, seorang ahli di social media advertising harus aktif memantau tren-tren baru yang bermunculan di masing-masing platform media sosial. Setelah itu, dia harus berpikir kreatif untuk bisa mengadaptasi tren tersebut menjadi bentuk promosi bagi manufacturer/produk yang hendak dijual.

Tak hanya pandai menangkap tren, seorang social media professional juga harus menjadi yang pertama yang memahami seluk-beluk fitur media sosial, cara beriklan, hingga siapa saja influencer yang tepat untuk mempromosikan sebuah brand/produk.

2. Mampu mengolah dan menganalisa knowledge

Untuk menentukan efektivitas sebuah kampanye social media advertising and marketing, tentu diperlukan kemampuan olah dan analisa knowledge yang mumpuni. Setelah mengeksekusi kampanye tertentu, seorang spesialis media sosial harus menganalisa metrik-metrik yang ada dan membuat laporan evaluasi, untuk bisa merancang strategi yang lebih baik lagi di masa depan.

Penting baginya untuk memahami dan selalu mengikuti perkembangan algoritma masing-masing platform. Jadi tidak hanya sekadar melakukan publishing, tapi tahu system mana yang fokus pada panjang konten, yang fokus pada interaksi antarpengguna, dan ada juga yang fokus pada konsistensi serta relevansi dengan tren.

Facts-information itu akan memberinya perception pada algoritma-algoritma dimaksud. Sehingga, kita bisa mengukur apakah kampanye yang dilakukan telah memenuhi indikator keberhasilan dan memantapkan rencana untuk kampanye ke depannya.

3. Kreativitas

Menurut survei GoodFirms tahun 2019, sebanyak 85,12 persen pengguna media sosial pernah berhenti mengikuti akun brand (unfollow). Beberapa alasan utamanya adalah sudah tidak tertarik (79,37 persen), konten tidak lagi relevan (66,99 persen), dan brand name mengunggah konten terlalu sering (41,5 persen).

Jadi, kreativitas menjadi salah satu keterampilan terpenting bagi spesialis social media marketing and advertising. Kreativitas diperlukan untuk membuat strategi konten yang seimbang dan tidak membosankan bagi calon konsumen. Ia selalu mencari sudut pandang baru, dan tanyakan apa yang dapat memukau audiens.

4. Komunikasi dan menulis

Kemampuan komunikasi dan menulis akan menjadi senjata penting bagi siapa pun yang ingin berkarir di bidang social media marketing and advertising. Kemampuan ini akan sangat berguna untuk penulisan caption, short untuk para influencer, membuat copywriting untuk poster atau online video iklan, hingga menulis laporan.

Tujuannya, agar pesan yang disampaikan tepat dan mudah dimengerti. Percuma punya cara dan desain kreatif namun orang bingung dengan apa yang ingin ia dan manufacturer sampaikan.

5. Konsistensi dan branding

Untuk menjalankan strategi social media internet marketing dengan reliable, diperlukan adanya konsistensi serta branding yang kuat. Seorang marketer harus tahu betul siapa target audiens yang ingin disasar di media sosial, termasuk karakter, preferensi, bahkan hingga gaya bahasa yang disukai.

Selain itu, mereka juga perlu selektif dalam membentuk citra brand di media sosial, agar bisa menjadi top of mind dari para audiens.

Untuk membantu generasi muda mempelajari seluk beluk social media internet marketing, kelima skill krusial tersebut dirangkum dalam pelatihan ZenPro di Zenius yang berjudul “Mengelola Media Sosial untuk Bisnis/Usaha”.

Kursus ini tersedia secara gratis dengan program Kartu Prakerja, dan dapat diakses sewaktu-waktu sesuai dengan jadwal masing-masing peserta (metode belajar mandiri). (Antara)

Next Post

Declan Rice and West Ham hit back at Lyon for social media trolling around their Europa League match

Table of Contents1 ‘Those things come back to bite you’: Declan Rice and West Ham hit back at Lyon’s trolling following their Europa League win… after David Moyes warned Moussa Dembele THAT wink would haunt him1.1 Share or comment on this article: ‘Those things come back to bite you’: Declan […]

Subscribe US Now

Exit mobile version