Mahasiswa Tuntut Pemulihan Layanan Net di Merauke

iwano@_84

Merdeka.com – Seratusan mahasiswa dari Aliansi Mahasiswa Merauke melakukan unjuk rasa di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Merauke, Papua, Senin (28/4). Mereka menuntut pemerintah mendesak PT Telkom segera memulihkan jaringan web di wilayah itu.

Web di Merauke terganggu sejak 26 Maret 2022. Akibatnya sebagian besar aktivitas masyarakat juga ikut terganggu, termasuk pelayanan pemerintahan dan swasta.

Koordinator Lapangan Aliansi Mahasiswa Merauke Mario Mere mengatakan, gangguan web di kabupaten itu merugikan masyarakat. “Dampaknya terhadap pelayanan pendidikan, ekonomi, sosial dan lainnya. Karenanya kami menuntut PT Telkom untuk segera memulihkannya,” tegas Mario.

Selain menuntut pemulihan world-wide-web, mahasiswa juga meminta penambahan layanan V-Sat, pemberian kompensasi kepada masyarakat, dan penguatan infrastruktur telekomunikasi di Merauke.

“PT Telkom atau Telkomsel harus secepat mungkin menyelesaikan persoalan ini. Masyarakat sudah sangat dirugikan,” kata Ketua BEM Universitas Negeri Musamus Merauke Rizky Pattiasina.

Rizky menambahkan, mereka belum mendapat jawaban yang memuaskan dari pemerintah maupun PT Telkom soal pemulihan world-wide-web di Merauke. “Jika tidak ada penyelesaian, ke depan kami akan lakukan aksi berjilid-jilid dengan mengundang masyarakat,” tuturnya.

2 dari 3 halaman

Layanan Empat Kali Terganggu

Ketua DPRD Merauke Benny Latumahina mengatakan, legislatif setempat menerima tuntutan mahasiswa untuk selanjutnya diteruskan kepada PT Telkom.

“Masalah ini bukan kewenangan kami, karena Telkom itu BUMN. Meski begitu kami wajib meneruskan aspirasi masyarakat melalui mahasiswa,” kata dia.

Benny menyebut gangguan jaringan web di Merauke sudah empat kali dalam beberapa tahun terakhir. Masalah itu memang perlu diseriusi oleh penyedia layanan.

3 dari 3 halaman

PT Telkom Berusaha Perbaiki Kabel Optik Bawah Laut

Sementara Kepala Teknik PT Telkom Merauke Dion Samderubun mengungkapkan persoalan jaringan net di Merauke disebabkan gangguan kabel optik di bawah laut rute Timika-Merauke.

PT Telkom tengah berupaya memperbaikinya dengan mendatangkan beberapa kapal khusus maintenance jaringan kabel optik dari negara luar.

“Informasi terakhir kapal masih di Batam, sedang mengurus administrasi masuk perairan Indonesia. Setelah itu kapal ini akan menuju Merauke,” jelas Dion.

PT Telkom juga memanfaatkan jaringan Palapa Ring Timur melalui jalur Timika-Agats-Kepi-Boven Digul untuk memperkuat layanan internet di Merauke. Hanya, kapasitas jaringan Palapa Ring tidak sepenuhnya bisa memenuhi kebutuhan world wide web masyarakat di Kabupaten Merauke.

“Kita juga menyiapkan V-Sat, tapi ini hanya bisa untuk telepon, SMS dan mengirim info teks melalui WA. Kita semua berharap agar di bulan Mei jaringan sudah bisa usual kembali,” tandasnya.

(mdk/yan)

Next Post

Turning social media into an effective customer service channel

Table of Contents1 Shifting toward a full-service channel2 Developing best-in-class social media servicing3 Create a combined team for a seamless customer experience4 Reaping the benefits Customer service today is a public affair. Poor service is no longer resolved in private through traditional call centers and […]

Subscribe US Now

Exit mobile version